Ramsey jalani ujian hadapi City

 

Sejak Francis Coquelin dan Santi Cazorla menderita cidera panjang bulan lalu, Aaron Ramsey jadi pemeran utama di lini tengah Arsenal. Pemain Wales ini mendapatkan banyak sekali pujian terkait penampilannya menghadapi Sunderland dan Olympiakos, dan dia juga mendapatkan gelar man of the match karena mencetak gol dalam kemenangan 2-0 atas Aston Villa.

Catatan dua gol dan dua assist dalam tiga penampilan memudahkan urusan Arsenal setelah kehilangan beberapa gelandang penting, tetapi Ramsey akan menghadapi tes yang lebih bereat ketika mereka menghadapi rival gelar Liga Primer mereka Manchester City hari Senin depan.

Ramsey membidik spot permanen di lini tengah Arsenal setelah pindah dari sisi kanan, tetapi Jamie Carragher merasa City bisa memanfaatkannya jika dia mengedepankan insting menyerangnya dan memberikan dukungan bagi Mathieu Flamini di Emirates Stadium.

“Saya pikir dia tidak bagus dalam bertahan dan saya pikri itu sebabnya Arsene Wenger sering kali khawatir saat memainkannya di sana,” ungkap Carragher. “Dunia belum berakhir jika dia bermain di lini tengah menghadapi Aston Villa, tapi jika anda bisa bayangkan Yaya Toure yang berlari ke lini tengah Arsenal, itu masalah. Itu sebabnya saya pikir dalam pertandingan besar banyak manajer lebih suka pemain yang disiplin.”

Coquelin dan Cazorla memberikan platform yang kuat bagi kemenangan the Gunners dalam kemenangan 2-0 atas City di Etihad Stadium musim lalu, teteapi trio pemain tengah Ramsey, Mesut Ozil dan Flamini juga dikelabui dalam kekalahan 6-3 di musim 2013/14, dan Carragher merasa posisi pemain Wales ini bisa jadi masalah hari Senin nanti.

“Setiap saya melihat Ramsey dan Flamini, satu di depan yang lain,” katanya. “Seperti Ramsey yang ada di ujung permata, di depan rekan gelandangnya yang lain. Saya tidak masalahd engan gelandang yang maju ke depan tapi di waktu tertentu anda harus lebih disiplin. Di pertandingan besar anda harus lebih berhati-hati.

“Saya melihat Ramsey seperti Frank Lampard berikutnya, seperti Steven Gerrard berikutnya,” tambahnay. “Ini bukan kritik, hanya sistem yang mereka mainkan saat ini.”